ekspansi thermostatic


sistem refrierasi terdiri dari berbagai komponen. salahsatu komponen utama sistem refrigerasi adalah katup ekspansi. katup ekspansi merupakn katup jatuh tekan. artinya katup ini berfungsi untuk merubah zat alir dari tekanan tinggi menjadi tekanan rendah.

dengn adanya katup ekspansi bahan refrigeran sebelum melalui katup ekspansi berupa cairan, setelah melewati katup ekspansi bahan refrigeran berubah wujud menjadi percikan cairan refrigeran, hal ini terjadi karena proses jatuh tekan. ini dapat di analogikan seperti selang air yang terhubung dengan keran air dan kerqan air ini kira buka full lalu di ujung keran diberi lubang kecil (dipencet) maka air tersebut keluar dengan memancar.

katup ekspansi terdiri dari:
1. body katup
2. sensing bulb
3. bellow
4. jarum nozzle
5. pegas
6. celah alir (orivice)

ini saya tmpilkan contoh katup ekspansi thermostatic.katup ekspasi thermostatic dalam keadaan tertutup. katup ini bekerja membuka dan menutup secara otomatis. katup ini membuka dan menutup berdasarkan suhu. sensor suhu pada katup ekspansi ini umumnya di sebut dengan "sensing bulb" yaitu tabung yang berisi cairan refrigeran.


ekspansi thermostatic vavle tertutup

sensor "sensing bulb" di letakan pada bagian ujung beban (evaporator). pada saat evaporator berada dalam temperatur yang dingin maka sensor "sensing bulb" menerima suhu rendah, sehingga cairan yng ada di dalam sensing bulb berubah menjadi cairan dan karena bentuknya berupa cairan maka volume dan tekanan sensing bulb berkurang. karena tekanan sensing bulb berkurang maka bellow menjadi mengkerut sehingga nozzle akan terdorong oleh pegas sehingga akan menutup celah orivice.

ekspasi thermostatic valve terbuka.

sensor "sensing bulb" di letakan pada bagian ujung beban (evaporator). pada saat evaporator berada dalam temperatur yang tinggi (lebih tinggi daripada temperatur mencair) maka sensor "sensing bulb" menerima suhu tinggi, sehingga cairan yng ada di dalam sensing bulb berubah menjadi gas dan karena bentuknya berupa gas maka volume dan tekanan sensing bulb bertambah. karena tekanan sensing bulb bertambah maka bellow/dipragma menjadi mengembang sehingga nozzle akan terdorong oleh bellow/dipragma sehingga akan membuka celah orivice.